Apa yang dimaksud dengan Konsumsi?
Dilihat dari arti Ekonomi, konsumsi adalah setiap
tindakan untuk mengurangi atau menghabiskan guna ekonomi suatu benda.
Contoh: memakan makanan, memakai baju, mengendarai sepeda motor,
menempati rumah.
Mengapa Manusia Mengkonsumsi sesuatu? Tujuan dari konsumsi adalah untuk memenuhi kebutuhan
manusia dan memperoleh kepuasan dari pemenuhan tersebut. Sedangkan
orang, badan usaha, atau organisasi yang memakai, menggunakan,
mengurangi atau menghabiskan guna ekonomi suatu benda disebut sebagai konsumen.
Teori Konsumsi
Setiap orang atau keluarga mempunyai skala kebutuhan yang dipengaruhi
oleh pendapatan. Kondisi pendapatan seseorang akan mempengaruhi tingkat
konsumsinya. Makin tinggi pendapatan, makin banyak jumlah barang yang
dikonsumsi. Sebaliknya, makin sedikit pendapatan, makin berkurang
jumlah barang yang dikonsumsi. Bila konsumsi ingin ditingkatkan
sedangkan pendapatan tetap, terpaksa tabungan digunakan akibatnya
tabungan berkurang. Dapat dicontohkan, misalnya
seorang siswa diberikan uang saku oleh orang tuanya sebulan Rp.
100.000. Dia harus bisa mengatur keuangan tersebut agar cukup untuk
satu bulan, mulai untuk uang transport, untuk jajan, membeli alat-alat
tulis dan menyisihkan untuk menabung, diluar dari uang sekolah
tentunya. Bila ternyata suatu ketika uang yang Rp. 100.000 tersebut
tidak cukup, maka ia dapat menggunakan tabungannya untuk memenuhi
keperluannya yang masih kurang.
Demikian pula kemampuan untuk investasi, bila tingkat bunga tinggi
masyarakat terdorong untuk lebih banyak menabung dan mengurangi
konsumsi. Sebaliknya, bila tingkat bunga rendah orang lebih cenderung
menaikkan konsumsi.
Contoh sederhananya, pada saat terjadi krisis moneter tahun 1999 orang
berlomba-lomba untuk menarik uangnya dari bank dengan alasan untuk
memenuhi kebutuhan hidup. Untuk mengatasi hal ini pemerintah
mengeluarkan kebijakan dengan menaikkan nilai suku bunga bank dengan
harapan orang akan tergoda untuk menabungkan kembali uangnya ke bank
karena tingkat suku bunga yang besar.
Apa yang dimaksud dengan Perilaku Konsumen?
Perilaku permintaan konsumen terhadap barang dan jasa akan dipengaruhi
oleh beberapa faktor, diantaranya: pendapatan, selera konsumen, dan
harga barang, disaat kondisi yang lain tidak berubah (ceteris
paribus). Perilaku konsumen ini didasarkan pada Teori Perilaku
Konsumen yang menjelaskan bagaimana seseorang dengan pendapatan yang
diperolehnya, dapat membeli berbagai barang dan jasa sehingga tercapai
kepuasan tertentu sesuai dengan apa yang diharapkannya.